YUNANI – Para penumpang kereta api yang mengalami kecelakaan tragis di Yunani melakukan segala cara dan usaha agar bisa menyelamatkan diri. Beberapa penumpang mengatakan mereka terpaksa memecahkan jendela gerbong dengan badan atau barang bawaan mereka untuk menghindari reruntuhan yang terbakar.
Kereta diketahui sedang melakukan perjalanan dari Athena ke Thessaloniki, yang memiliki populasi siswa yang cukup besar, dan diyakini banyak di dalamnya adalah siswa yang kembali ke sana setelah liburan untuk peminjaman Ortodoks Yunani.
Kecelakaan itu terjadi tepat sebelum tengah malam pada Selasa (28/2/2023). Kereta penumpang yang membawa sekitar 350 orang bertabrakan dengan kereta barang saat keluar dari terowongan setelah meninggalkan kota Larissa.
Sedikitnya 43 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam tabrakan langsung antara dua kereta api di dekat kota Larissa pada Selasa (28/2/2023) malam.
Enam puluh enam orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka, termasuk enam orang yang dirawat intensif.
Angelos Tsiamouras mengatakan kepada penyiar Yunani ERT bahwa kecelakaan itu terasa seperti gempa bumi, dan dia memecahkan jendela kereta menggunakan kopernya.