Pada Rabu, pasukan Israel membunuh seorang warga Palestina dan menangkap enam orang lainnya yang diduga terlibat dalam penembakan fatal seorang warga Amerika Israel di Tepi Barat pada hari Senin.
Setelah membuat komentar Huwara, Smotrich mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa media telah salah mengartikannya, tanpa mencabut seruannya agar desa tersebut dihapus.
"Saya berbicara tentang bagaimana Huwara adalah desa yang bermusuhan yang telah menjadi pos terdepan teroris" di mana serangan terhadap orang Yahudi diluncurkan setiap hari, kata Smotrich, seraya menambahkan bahwa main hakim sendiri dilarang.
"Saya mendukung tanggapan yang tidak proporsional oleh (militer Israel) dan pasukan keamanan untuk setiap tindakan terorisme," termasuk "deportasi keluarga teroris," tambah Smotrich.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.