HONG KONG – Abby Choi, seorang model dan sosialita Hong Kong tewas dalam sebuah pembunuhan yang menggegerkan kota pusat ekonomi itu. Polisi menemukan mayat wanita cantik berusia 28 tahun itu telah dimutilasi di sebuah rumah di Kowloon.
Berikut beberapa fakta terkait pembunuhan sadis Choi:
1. Sempat dilaporkan hilang
Menurut laporan media, Choi terakhir kali terlihat pada Selasa, 21 Februari, setelah seharusnya menjemput putrinya dari sekolah. Beberapa hari sebelumnya, Choi sempat tampil di sampul majalah mode Monaco L'Officiel.
Setelah hampir seminggu melakukan pencarian, pada Sabtu, 25 Februari, polisi akhirnya menemukan potongan-potongan jasad Choi di Desa Lung Mei, dekat Kowloon, Hong Kong.
2. Jasadnya dimutilasi dan dan dimasak
Polisi menemukan jasad Choi dalam keadaan dimutilasi, dengan beberapa bagian tubuhnya, termasuk kaki, telah direbus dan disimpan dalam lemari pendingin di sebuah rumah Desa Lung Mei, dekat Kowloon, Hong Kong.
Mereka juga menemukan alat pemotong daging, palu, gergaji elektrik, dan penggiling daging di rumah, yang tampaknya digunakan sebagai “lokasi penjagalan” Choi itu.
3. Kepala Choi ditemukan dalam panci sup
Setelah penemuan awal itu, polisi melanjutkan pencarian beberapa bagian tubuh Choi yang belum ditemukan.
Pada Minggu, 26 Februari, media lokal melaporkan bahwa kepala Choi yang dipenggal ditemukan dalam sebuah panci sup. Menurut keterangan polisi, kepala Choi dalam keadaan utuh meskipun diyakini seseorang berusaha menghancurkannya.
Beberapa tulang rusuk Choi juga ditemukan setelahnya.
4. Mantan suami dan keluarganya ditahan
Polisi telah menangkap mantan suami Choi, Alex Kwong terkait pembunuhan ini. Polisi juga menahan tiga anggota keluarga Kwong, yaitu kakak Alex, Anthony Kwong, ayahnya Kwong Kau, dan ibu Anthony, Jenny Li.
Selain itu, kekasih Kwong Kau, seorang wanita berusia 47 tahun yang dikenal dengan nama Yung Yung, juga ditangkap.
5. Motif pembunuhan diduga terkait properti jutaan dolar
Choi dan keluarga Kwong diketahui terlibat perselisihan terkait keuangan dan sengketa properti bernilai jutaan dolar.
Menurut polisi, hubungan antara para pelaku dengan korban memburuk setelah Choi berencana menjual apartemen di kawasan mewah Hong Kong yang dibelinya dengan nama Kwong Kau. Rencana itu mendapat penolakan dari keluarga Kwong, sehingga Choi sempat berkonsultasi dengan pengacara mengenai penjualan tersebut.
“Ada yang tidak puas dengan cara korban menangani asetnya, yang menjadi motif pembunuhan," kata Inspektur Polisi Alan Chung kepada AFP.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.