Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Garis Polisi Dipasang di Permukiman Warga

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Sabtu, 04 Maret 2023 |09:44 WIB
Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Garis Polisi Dipasang di Permukiman Warga
Garis polisi dipasang di permukiman warga usai kebakaran Depo Pertamina Plumpang. (MPI/Carlos Roy Fajarta)
A
A
A

 

JAKARTA - Sejumlah petugas gabungan polisi-TNI tampak berjaga di sekitar lokasi Jalan Kampung Tanah Merah Bawah, RW 01 dan RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Kota Jakarta Utara.

Petugas tampak memasang garis polisi di ujung akses jalan hunian warga yang terbakar sepanjang hampir kurang lebih 1 kilometer.

"Iya tolong yang tidak berkepentingan jangan masuk lalu lalang ya. Kecuali yang memang huniannya di sini," ujar salah satu anggota polisi kepada seorang ibu-ibu yang hendak melintas.

Petugas RW dan RT juga tampak memasang bangku melintang di batas hunian warga yang terbakar untuk mencegah warga dari luar untuk masuk ke dalam bangunan warga yang terbakar.

"Supaya tidak ada pemulung yang masuk dulu ya pak. Soalnya kalau ada kebakaran begini takut ada yang ambil kesempatan di tengah musibah warga," ucap Joko salah seorang warga.

Sebagaimana diketahui, kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Tanah Merah Bawah, RW01 dan RW09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja pada Jumat (3/3/2023) malam akibat kebocoran pipa BBM Depo Pertamina Plumpang.

Ketua RW09 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Abdus Sakur menyebutkan data terbaru terkait jumlah korban akibat kebakaran tersebut.

BACA JUGA:

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Ketua RW Ungkap 19 Orang Meninggal 

"Data sementara 19 orang meninggal dunia. Luka-luka terakhir itu 50 orang lebih baik luka ringan dan luka berat, yang mengungsi ratusan ada 500 sampai 600 orang lebih," ujar Abdul Sakur pada Sabtu (4/3/2023) pagi.

Sementara itu, Ketua RW01 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Bambang Setiono menyebutkan ada dua jenazah yang baru dievakuasi pada Sabtu (4/3/2023).

"Tadi pagi ada dua jenazah di evakuasi sehingga totalnya jumlah yang dipastikan meninggal ada 19 orang untuk RW01 dan RW09. Tapi kalau untuk RW01 itu ada tujuh orang," ujar Bambang.

Ia mengungkapkan harapannya agar bisa ada bantuan dari pemerintah akibat kebakaran di permukiman warga.

"Semoga ada bantuan, karena disini banyak hunian warga terbakar, kemudian ada yang luka-luka dan juga di tempat pengungsian," kata Bambang.

Menurut hasil pengamatan MNC Portal di lokasi ratusan warga tampak masih lalu lalang di Jalan Tanah Merah Bawah untuk melihat bangunan warga yang luluh lantah karena terbakar akibat kebocoran pipa BBM di Depo Pertamina Plumpang tersebut.

Kabel listrik tampak menjuntai di sepanjang jalan dampak kebakaran di hunian warga. Sejumlah petugas dari Basarnas dan relawan penyelamatan sudah hadir di lokasi mencari korban yang dianggap hilang oleh keluarga.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement