Bukan tugas yang mudah sekarang karena kerja sama yang biasa dilakukan antara negara - dalam hal ini Swiss dan Rusia - dalam penyelidikan pencucian uang tidak terjadi.
Tidak ada yang benar-benar tahu berapa banyak sebenarnya yang dimiliki Putin, dan mereka yang dekat dengannya. Dakwaan Swiss menunjukkan gaji Putin hanya sedikit di atas USD100.000 (Rp1,5 miliar).
Tetapi ada desas-desus bahwa kekayaannya bisa bernilai USD125 miliar (Rp1.930 triliun) yang dengan hati-hati disimpan di jaringan kompleks perusahaan cangkang dan akun teman-teman seperti Sergei Roldugin.
Itu sebabnya, meski hukumannya sederhana, vonis bersalah bisa sangat signifikan. Ini akan mengirimkan sinyal tidak hanya kepada presiden Rusia, teman-temannya, dan lembaga politik lainnya, bahwa uang mereka tidak lagi dapat disembunyikan dengan mudah, tetapi juga kepada para profesional yang telah mengelola dana mereka.
"Roldugin tidak sendirian dalam dugaan perannya sebagai salah satu 'dompet Putin'," kata Tom Keatinge, kepala Pusat Studi Kejahatan Keuangan dan Keamanan di Royal United Services Institute.
"Bank-bank dan firma hukum yang menyediakan layanan untuk hubungan dekat lainnya dari Vladimir Putin harus memperhatikan bahwa pihak berwenang jelas bersemangat untuk membawa kasus mereka ke pengadilan,” lanjutnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.