JAKARTA - Pengacara Mario Dandy Satriyo (20), Dolfie Rompas mengaku, sering mendapatkan ancaman teror melalui pesan singkat, usai dirinya menangani kasus penganiayaan terhadap David Ozora (17).
"Dari semalam kami mendapat semacam teror, jadi ada sms yang masuk ke kami, nomor yang kami tidak kenali. Baik ke saya atau ke tim saya dan rekan saya, Basri itu sudah mulai ada," ujar Dolfie di Polda Metro Jaya, Kamis (9/3/2023).
Ditambahkannya, teror yang menyasar kepada dirinya dan rekannya Basri tidak mengarah ke kata-kata kasar. Hanya saja, kerap mempertanyakan hal-hal yang tidak patut dipertanyakan.
"Ya tidak ada apa namanya bahasa-bahasa yang kasar tetapi hanya menanyakan-menanyakan sesuatu yang bagi kami wah ini kami juga tidak kenal ini nomor siapa begitu kan," terangnya.
Dia juga berharap agar teror melalui pesan singkat tersebut tidak lagi menimpa dirinya, agar kasus yang ditangani dapat berjalan dengan profesional.
"Jadi, kita tidak tahu itu dari siapa gitu. Jadi semalam itu sudah mulai ada SMS yang tidak dikenal, sampai tadi masih ada," pungkasnya.