Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Puluhan Siswi SMP Sayat Tangan Sendiri, Ada yang Melakukannya dari SD

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 15 Maret 2023 |07:08 WIB
5 Fakta Puluhan Siswi SMP Sayat Tangan Sendiri, Ada yang Melakukannya dari SD
Siswi SMP di Bengkulu sayat tangan sendiri/Foto: Istimewa
A
A
A

BENGKULU - Puluhan siswi SMP di Bengkulu melakukan aksi menyakiti diri sendiri dengan menyayat lengannya. Kejadian ini pun menghebohkan pihak sekolah dan juga orangtua murid.

Pasalnya, aksi ini tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua murid, melainkan mencapai puluhan murid dalam satu sekolah yang sama. Berikut faktanya.

 BACA JUGA:

1. Orangtua kecolongan

 

Herliyanto, orangtua J (14), siswi SMP Bengkulu Utara mengaku kecolongan atas fenomena yang dilakukan putrinya sendiri. Meski didesak, putrinya tetap enggan membeberkan terkait alasan melakukan aksi menyayat diri tersebut.

"Saya tidak tahu kasus menyayat diri ini. Ada puluhan orang. Ketika ditanya masalahnya apa mereka bilang tidak ada, jadi kita susah juga mencari tahu," katanya, Selasa (14/3/2023).

 BACA JUGA:

2. Mengikuti trend

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara Iptu Ardian Yunan Saputra menduga bahwa aksi sayat diri ini dilakukan karena mengikuti trend yang dilakukan oleh rekan-rekannya sesama siswa.

Pihaknya berharap peran serta seluruh pihak agar fenomena serupa tak terulang kembali di kemudian hari.

3. Faktor lingkungan dan krisis identitas

Polisi menyebut bahwa ada beberapa faktor yang melatarbelakangi aksi tersebut, salah satunya faktor lingkungan dan krisis identitas.

Faktor yang melatarbelakangi para siswi, di antaranya faktor internal yaitu krisis identitas atau mencari jati diri.

Kemudian, faktor eksternal atau lingkungan, yaitu lingkungan keluarga dan teman, serta pengaruh media sosial.

 

4. Tidak terkait gengster dan narkoba

Namun, polisi memastikan tidak ada indikasi gengster ataupun penyalahgunaan obat-obatan atau narkotika dari aksi sayat tangan yang dilakukan sejumlah siswa. Aksi melukai diri sendiri juga tidak dilakukan dalam lingkungan sekolah.

"Saya tekankan untuk hal itu tidak terkait sama sekali dengan gengster dan narkoba," ujar Ardian.


5. Lukai diri dengan jarum hingga cutter

Benda tajam yang digunakan bukan berupa silet, melainkan jarum pentul, pecahan kaca, dan pisau cutter. Di antara beberapa siswi bahkan sudah melakukan hal itu sejak di bangku sekolah dasar.

Luka yang ditimbulkan dari aksi itu juga luka yang dikatakan tidak terlalu berbahaya.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement