Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Badan Geologi Imbau Masyarakat Tak Panik terkait Status Gunung Api

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 31 Maret 2023 |21:27 WIB
Badan Geologi Imbau Masyarakat Tak Panik terkait Status Gunung Api
Gunung Ili Lewotolok erupsi (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait status gunung api di Indonesia.

Kepala Badan Geologi Sugeng Mujiyanto melaporkan ada empat gunung api berada pada level III atau siaga, 17 gunung api berada pada level II atau waspada, dan 47 gunung api dengan aktivitas level I atau normal.

"Status setiap gunung api seperti ini, masyarakat tidak perlu panik dan senantiasa mencermati apa yang kami sampaikan," ujarnya dilansir Antara, Jumat (31/3/2023).

Sejak 1 Januari 2023 hingga akhir Maret 2023, Badan Geologi mencatat aktivitas erupsi gunung api terjadi sebanyak 13.545 kali, kejadian awan panas lima kali, dan gempa vulkanik sebanyak 17.000 kali.

Sugeng menyampaikan bila ada sesuatu yang mendesak seperti peningkatan status level gunung api, maka pihaknya akan menyampaikan informasi itu secara khusus kepada BNPB, BPBD, dan pemerintah setempat.

Badan Geologi selalu melakukan pengamatan intensif sebelum menentukan peningkatan maupun penurunan level gunung api.

Saat ini, Indonesia adalah negara dengan jumlah gunung api paling banyak diamati di dunia. Pengamatan gunung api di Indonesia sangat kompleks secara teknis maupun sosial.

Secara teknis, kesulitan berupa medan dengan morfologi acak dan keterbatasan akses komunikasi. Sedangkan, secara sosial masih vandalisme dimana beberapa kali peralatan gunung api dirusak maupun dicuri.

Kegiatan pemantauan gunung api secara garis besar menggunakan metode seismik, deformasi, geokimia, geofisika, dan lainnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement