UKRAINA - Pasukan Ukraina dan Rusia mengeluarkan laporan yang saling bertentangan pada Minggu (2/4/2023) malam mengenai status Bakhmut, kota di Ukraina Timur, lokasi pertempuran sengit antara kedua pihak selama berbulan-bulan.
Ketua kelompok paramiliter Rusia Wagner mengatakan, pasukannya telah mengibarkan bendera Rusia di gedung pemerintahan di Bakhmut dan telah mengambil alih kota itu menurut “sudut pandang hukum.”
Dikutip VOA, militer Ukraina mengatakan pasukan Rusia terus menyerang Bakhmut, tetapi pasukan Ukraina dengan berani mempertahankan kota itu sementara mereka menghalau banyak serangan musuh.
Sementara itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato hariannya, pada Minggu (2/4/2023) malam, bahwa situasi di Bakhmut “sangat panas” pada Minggu (2/4/2023).
Seperti diketahui, pertempuran di Bakhmut terus berkecamuk. Sebelumnya Ukraina mengatakan serangan Rusia telah menewaskan sedikitnya enam warga sipil di Kostyantynivka, sebuah kota industri di dekat Bakhmut yang diperangi di timur Ukraina.