JAKARTA - Upacara peringatan HUT ke-77 TNI AU akan dipimpin oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pada, Minggu 9 April 2023.
Acara pokok peringatan HUT TNI AU tahun ini akan diisi dengan parade dan defile serta acara tambahan demo udara dan darat.
Demo udara berupa penampilan pesawat-pesawat TNI AU, sementara demo pasukan darat berupa simulasi Basra oleh pasukan Kopasgat. Puluhan senjata Pasgat berbagai tipe juga ikut dalam defile. Sebanyak 89 pesawat berbagai jenis dan 3.693 personel TNI AU akan dilibatkan.
Okezone pun mengulas sejumlah pilot tempur legendaris di dunia, yang membanggakan salah satunya anggota TNI AU menjelang HUT ke-77 TNI AU.
1. Ignatius Dewanto (Indonesia)
Ignatius Dewanto merupakan pilot tempur jempolan yang pernah dimiliki oleh AURI (TNI AU). Namanya menjadi tersohor saat dirinya ikut menumpas pemberontakan Permesta di Ambon pada 1958. Saat itu ia melihat kota Ambon mengepul terbakar karena di bombardir oleh sebuah pesawat B-26 milik AUREV (AU Permesta). Dengan pesawat tempur P-51 Mustangnya, Ign.Dewanto langsung menembak B-26 itu.
2. Freiherr von Richthofen 'Red Baron' (Jerman)
Manfred Albrecht Freiherr von Richthofen 'Red Baron' ialah penerbang tempur Jerman saat Perang Dunia 1 berlangsung tahun 1914-1918. Menerbangkan pesawat triplane Fokker Dr.I 425/17 yang dicat merah membuat dirinya dijuluki Red Baron. Musuhnya akan selalu ketakutan jika bertemu dirinya saat duel udara. Total Red Baron menembak jatuh sekitar 80 pesawat dalam ajang Perang Dunia I.
3. Erich Hartmann (Jerman)
Erich Alfred "Bubi" Hartmann namanya begitu melegenda di kancah Perang Dunia II. Dengan pesawat tempur Messerschmitt Bf-109G, Erich Hartmann mampu melalap pesawat-pesawat Sekutu dengan mudahnya. Total ia telah menjatuhkan lebih dari 300 buah pesawat tempur sekutu, rekor Ace terbesar sepanjang sejarah sampai sekarang.
4. Ivan Kozhedub (Uni Soviet)
Ivan Kozhedub adalah pilot yang mampu menjatuhkan 64 pesawat; pilot tempur Sekutu yang paling sukses pada Perang Dunia II. Namun begitu, pertempuran udara pertama Kozhedub adalah juga yang terakhir. Jet tempur La-5 yang ia bawa mengalami kerusakan berat setelah pertempuran udara dengan Messerschmitt Bf-109 milik Jerman.
Selain itu, saat mengarah balik ke markas, friendly fire dari senjata antipesawat Soviet juga hampir sepenuhnya merusak pesawatnya, namun Kozhedub mampu mendarat dengan selamat. Ia berpartisipasi dalam 120 pertempuran udara, namun jarang mengambil risiko yang tidak perlu. Sebagai penembak yang akurat, ia lebih memilih menarget pesawat musuh dari jarak 200-300 meter.
5. Jalil Zandi (Iran)
Kemampuan menerbangkan jet tempur F-14 Tomcat membuatnya menjadi pilot andalan angkatan udara Iran. Prestasi tempurnya terjadi saat perang Iran-Irak pada 22 September 1980 sampai 20 Agustus 1988. Saat itu Jalil Zandi berhasil menjatuhkan 11 jet tempur milik Irak.
6. Augusto Bedacarratz (Argentina)
Saat perang Falkland atau Malvinas berlangsung pada tahun 1982, Inggris dibuat ketar-ketir oleh seorang pilot dari Armada Argentina bernama Captain Augusto Bedacarratz.
Bagaimana tidak, Augusto Bedacarratz ialah pilot 'gila' yang berani menyerang konvoi armada Inggris dengan jet tempurnya. Dengan kenekatannya itu captain Augusto Bedacarratz berhasil menengelamkan satu buah kapal destroyer Inggris, HMS Sheffield.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.