Konsep yang digunakan Soeprapto saat menjabat Gubernur DKI adalah stabilitas, keamanan, dan ketertiban. Dia juga dikenal dengan Master Plan DKI Jakarta untuk periode 1985-2005, yang kini dikenal dengan Rencana Umum Tata Ruang dan Rencana Bagian Wilayah Kota. Salah satu upaya Soeprapto yang paling terkenal adalah gagasannya mengenai rencana pembangunan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat (kini masuk kawasan Tangerang).
4. Tjokropranolo
Saat berkiprah di dunia militer, Tjokropranolo pernah bertugas sebagai pengawal pribadi Jenderal Soedirman. Dia turut bergerilya bersama Soedirman untuk memperjuangkan kemerdekaan. Tidak hanya di medan perang, Tjokropranolo juga bertugas di balik layar, seperti menjadi kepala intelijen dalam berbagai konflik dan sekretaris militer untuk presiden. Selain itu, dia juga pernah bekerja menjadi asisten Gubernur Ali Sadikin selama satu tahun. Barulah pada Juli 1977, Tjokropranolo secara resmi dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Selama masa jabatannya, pria kelahiran Temanggung, Jawa Tengah, 21 Mei 1924 ini fokus pada permasalahan kemiskinan warganya. Dia mengalokasikan ratusan tempat untuk para pedagang kecil dan sering mengunjungi berbagai pabrik untuk mengecek kesejahteraan buruh. Pada 29 Agustus 1977, dia meresmikan kembali kereta api Jabodetabek yang hampir 20 tahun tidak beroperasi di Jakarta. Sebanyak 24 kereta rel diesel (KRD) dan 20 kereta rel listrik (KRL) beroperasi setiap harinya dengan tarif Rp50 per orang saat itu.
5. Ali Sadikin
Ali Sadikin menjadi gubernur ke-7 DKI Jakarta. Dilantik oleh Presiden Soekarno pada 28 April 1966, Ali Sadikin memimpin DKI Jakarta hingga tahun 1972. Semasa menjabat, Ali Sadikin yang dikenal dengan sapaan Bang Ali ini melakukan banyak perubahan pada wajah Ibu Kota. Pembangunan Kebun Binatang Ragunan, Taman Ismail Marzuki, Taman Ria Monas, dan pelestarian budaya Betawi di kawasan Condet merupakan beberapa di antara proyek Bang Ali. Seiring dengan pembangunan, Ali Sadikin juga melahirkan berbagai kebijakan yang membawa Ibu Kota ke arah lebih baik.