Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Tokoh TNI AU Paling Populer, Nomor 4 Perintis Matra Udara

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Minggu, 09 April 2023 |03:01 WIB
5 Tokoh TNI AU Paling Populer, Nomor 4 Perintis Matra Udara
Soerjadi Soerjadarma/Foto: wikipedia
A
A
A

JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) merayakan hari jadinya yang ke-77 pada hari ini, 9 April 2023. Sejak dibentuk di masa kemerdekaan, TNI AU telah menjadi bagian dari TNI yang melaksanakan tugas di bidang pertahanan udara serta menjaga wilayah udara RI sesuai ketentuan hukum negara dan internasional.

Hal ini tentu saja didukung dengan prajurit TNI AU yang kompeten. Di antara para prajurit TNI AU, terdapat sejumlah tokoh yang paling populer. Berikut tokoh TNI Angkatan Udara yang paling populer.

1. Halim Perdanakusuma

Halim Perdanakusuma merupakan tokoh besar dan populer dari TNI AU. lahir pada 18 November 1922 di Kota Sampang, ia memulai karier di dunia militer sejak dikeluarkan perintah wajib militer oleh pemerintah Hindia Belanda.

Ia pun mengikuti pendidikan calon perwira Torpedo di Surabaya. Kontribusinya untuk militer Indonesia, khususnya angkatan udara, dimulai saat Soerjadi Soerjadarma mengajaknya untuk ikut dalam membangun kekuatan udara. Halim kemudian menerima pangkat sebagai Komodor Muda Udara dan mendapatkan tugas untuk membina serta merintis perkembangan Angkatan Udara Republik Indonesia. Nama AURI semakin melambung naik saat ia berhasil menyusun strategi pembalasan serangan udara pada saat Agresi Militer I.

2. Iswahyudi

Tokoh selanjutnya yang populer dari TNI AU adalah Iswahyudi. Ia merupakan salah satu tokoh yang berkontribusi dalam merintis TNI Angkatan Udara. Pria yang lahir pada 15 Juli 1918 di Surabaya ini bergabung dalam Sekolah Perwira Militer pada tahun 1941 dan berhasil mendapatkan lisensi pilot militer junior yaitu Brevet Militaire Klein.

Jejak kariernya di dunia militer tak perlu diragukan lagi, ia pernah menjabat sebagai Komandan Pangkalan Udara Gadut di Bukittinggi dan pernah terpilih sebagai Wakil AURI dalam Komandemen Tentara Sumatera. Misi yang pernah ia jalani salah satunya adalah misi operasi Muangthai.

3. Abdulrachman Saleh

Abdulrachman Saleh yang lahir pada 1 Juli 1909 adalah tokoh TNI AU yang berlatar belakang pendidikan dokter. Ia lulus menjadi dokter seangkatan dengan dr Sutomo, tokoh nasional pendiri Budi Utomo. Abdulrachman Saleh merupakan sosok yang cerdas dan memiliki banyak pengalaman di berbagai bidang.

Setelah lulus menjadi dokter, Abdulrachman berkecimpung di dunia siaran, berkontribusi dalam penyiaran radio di Indonesia jelang kemerdekaan. Kontribusinya di dunia siaran, menjadi pelopor berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI). Lalu setelah Indonesia merdeka ia mengalihkan perhatiannya ke bidang kedirgantaraan, dengan memilih AURI yang pada saat itu masih dalam pertumbuhan. Abdulrachman Saleh menjadi salah satu tokoh nasional yang ikut berkontribusi dalam merintis Angkatan Udara Republik Indonesia.

4. Soerjadi Soerjadarma

 

Tokoh selanjutnya yang populer di TNI AU adalah Soerjadi Soerjadarma. Lahir di Banyuwangi pada 6 Desember 1912, Soerjadi memiliki cita-cita menjadi penerbang sejak kecil. Untuk meraih cita-citanya ini, ia menempuh pendidikan perwira di Koninklijke Militaire Academic (KMA) Breda dan menjadi kadet (taruna) KMA.

Setelah lulus, ia ditempatkan di Satuan Angkatan Darat Belanda selama satu bulan lalu dipindahkan ke Batalyon I Infantri di Magelang sampai November 1936. Setelah kemerdekaan Indonesia, pemerintah membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Soerjadarma dipanggil untuk memenuhi tugas untuk membentuk angkatan udara pada September 1945. Maka Soerjadi Soerjadarma merupakan tokoh nasional yang berkontribusi langsung dalam perintisan TNI AU sehingga dikenal sebagai Bapak TNI AU.

5. Agustinus Adisutjipto

Agustinus Adisutjipto lahir pada tanggal 4 Juli 1916 di Salatiga. Ia memiliki keinginan besar untuk “mengudara”. Ia pun mengikuti tes dan berhasil diterima di Sekolah Pendidikan Penerbangan Militer di Kalijati. Setelah Indonesia merdeka, ia dipanggil oleh Soerjadi Soerjadarma untuk menyusun kekuatan di udara.

Diangkat menjadi Komodor Muda Udara, Adisutjipto diberikan tugas untuk mengambil alih seluruh material, personel, dan instalasi-instalasi serta untuk memimpin kesatuan operasi dengan basis Maguwo. Atas jasa-jasanya di dunia militer, khususnya TNI AU, ia dianugerahi pangkat sebagai Laksamana Muda Udara (Anumerta).

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement