"Salib itu seperti potongan terakhir dari teka-teki dalam restorasi itu, dibawa kembali ke tempatnya semula,” tambahnya.
Pengembalian salib telah dikoordinasikan dengan Hubert Boizard, warga desa Doingt, anggota kelompok sejarah lokal, Mémoire de Doingt-Flamicourt.
"Saya berharap dapat bertemu dengan teman-teman Inggris kita, untuk mengingat masa lalu ketika negara mereka membela Prancis dan kebebasan,” terangnya.
“Salib ini memiliki nilai simbolis yang sangat kuat sebagai tanda perdamaian dan harapan,” ujarnya.
"Kembalinya salib melambangkan persahabatan antara kedua bangsa kita yang berjuang bersama demi kebebasan,” lanjutnya.
(Susi Susanti)