AMERIKA SERIKAT - Dokumen rahasia dan sangat rahasia berisikan banyak informasi penting bocor. Kebocoran data itu membuat banyak negara 'kelimpungan'. Salah satunya Korea Selatan.
Kantor kepresidenan Korsel mengungkap rencana Seoul bertemu pejabat Amerika untuk membahas isu kebocoran data. Pernyataan itu disampaikan pejabat dari kantor kepresidenan Korsel pada Minggu (9/4/2023).
BACA JUGA:
Dokumen yang bocor itu diunggah ke media sosial. Laporan Reuters menyebut, salah satu topik yang dibahas dalam dokumen itu mengenai perang di Ukraina.
Otoritas Amerika kini menduga pihak yang membocorkan dokumen itu adalah kelompok pro-Rusia.
Dokumen itu mengungkap diskusi internal antara pejabat tinggi Korsel. Diskusi itu dibuat akibat tekanan Amerika yang meminta Korsel memasok senjata ke Ukraina. Permintaan AS itu dianggap penting karena bertentangan dengan kebijakan Korsel.