Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Umum PBNU itu juga mengutip sejarah Bani Umayyah, Abbasiyah, hingga kejayaan Eropa. Dari sejarah masa lalu itu, Kiai Said menekankan pentingnya tokoh yang berani dan cerdas.
“Tidak boleh kita romantisme khilafiyah, nggak boleh. Tidak boleh juga kita lemah. Dibutuhkan kecerdasan di atas rata-rata,” tutur Kiai asal Cirebon itu.
(Fakhrizal Fakhri )