Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Semanjung Korea Semakin Tegang, China Salahkan Latihan Militer AS

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 14 April 2023 |10:31 WIB
Semanjung Korea Semakin Tegang, China Salahkan Latihan Militer AS
Korea Utara uji coba rudal (Foto: AP)
A
A
A

BEIJING - China pada Kamis (13/4/2023) menyalahkan "dampak negatif" dari latihan militer Amerika Serikat (AS) atas ketegangan di semenanjung Korea, setelah Pyongyang menembakkan rudal balistik yang mendorong Jepang untuk secara singkat mengeluarkan peringatan mencari perlindungan.

"Putaran ketegangan saat ini di semenanjung memiliki penyebabnya. Dampak negatif dari latihan militer AS dan pengerahan senjata strategis sekitar semenanjung terlihat jelas bagi semua orang,” terang juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin menanggapi pertanyaan tentang peluncuran rudal pada jumpa pers regular.

Wang mengatakan Beijing meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menahan diri dan berhenti "melakukan tekanan dan konfrontasi".

"Pihak AS terutama harus mengambil tindakan nyata sejak dini dan menanggapi kekhawatiran yang masuk akal dari DPRK (Korea Utara) dan menciptakan kondisi untuk meredakan ketegangan dan memulai kembali dialog sesegera mungkin," tambahnya.

Militer Korea Selatan mengatakan telah mendeteksi satu rudal balistik jarak menengah atau lebih dari wilayah Pyongyang pada Kamis (13/4/2023) pagi, menambahkan kemungkinan "jenis baru" yang mungkin menggunakan bahan bakar padat canggih.

Adapun Jepang secara singkat mengeluarkan peringatan mencari perlindungan kepada penduduk di wilayah Hokkaido utara, tetapi kemudian mengatakan rudal itu tidak jatuh di dalam wilayah negara itu dan tidak menimbulkan ancaman.

Washington dan Seoul telah mengintensifkan kerja sama pertahanan baru-baru ini, mengadakan latihan militer bersama dengan jet siluman canggih dan aset strategis AS yang terkenal.

Korea Utara memandang latihan semacam itu sebagai latihan untuk invasi dan menggambarkannya sebagai latihan "panik" yang "mensimulasikan perang habis-habisan melawan" Pyongyang.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) pun "mengutuk keras" Korea Utara atas uji coba rudal yang dilakukan pada Kamis (13/4/2023).

Ini adalah yang terbaru dari serangkaian uji senjata terlarang yang dilakukan oleh Korea Utara, yang telah menembakkan beberapa rudal balistik antarbenua terkuatnya tahun ini.

Para menteri iklim dan lingkungan dari Kelompok Tujuh akan bertemu akhir pekan ini di Sapporo, ibu kota regional Hokkaido, sebulan sebelum kelompok itu mengadakan pertemuan puncaknya di Hiroshima.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement