Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panglima TNI Perintahkan Pencarian Prajurit yang Hilang Akibat Serangan KKB

Riana Rizkia , Jurnalis-Minggu, 16 April 2023 |14:42 WIB
Panglima TNI Perintahkan Pencarian Prajurit yang Hilang Akibat Serangan KKB
Ilustrasi/ Doc: MPI
A
A
A

 

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerintah agar pencarian secara maksimal dilakukan untuk prajurit yang hilang setelah kontak tembak dengan gerombolan Kelompok Separatis Terorisme (KST) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Diketahui, KST melakukan penyerangan kepada Yonif Raider 321/Galuh Taruna (Yonif R 321/GT) yang bertugas melakukan Operasi SAR pilot Susi Air di wilayah Mugi-Mam Kabupaten Nduga pada Sabtu (15/4/2023).

 BACA JUGA:

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengungkap, pihaknya kesulitan berkomunikasi dengan prajurit yang hilang setelah peristiwa baku tembak tersebut.

"Kami kesulitan menghubungi karena kondisi cuaca yang tidak menentu," kata Julius di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (16/4/2023).

 BACA JUGA:

"Untuk itu panglima TNI secara terus menerus memerintahkan untuk melakukan pencarian," sambungnya.

Bahkan, kata Julius, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah memerintah agar bantuan tempur diberikan dengan kekuatan maksimal.

"Dan bantuan tempur dengan kekuatan maksimal," ucapnya.

Sebagai informasi, Yonif Raider 321/Galuh Taruna (Yonif R 321/GT) yang bertugas melakukan Operasi SAR pilot Susi Air di wilayah Mugi-Mam Kab Nduga kontak tembak dengan gerombolan Kelompok Separatis Terorisme (KST) pada Sabtu (15/4/2023).

Salah satu korban meninggal adalah Pratu Miftahul Arifin, ia tertembak dan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter. Hal tersebut diungkap Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement