JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membawa peneliti BRIN AP Hasanuddin ke Mabes Polri Jakarta setelah ditangkap di Jombang, Jawa Timur, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terkait dugaan ujaran kebencian yang dilaporkan Muhammadiyah.
Dengan menggunakan topi serta tangan terikat kabel plastik, Andi Pangerang tiba di Bandara Soekarno Hatta dengan pengawalan ketat petugas Dirtipidsiber Bareskrim Polri.
Sebelumnya Andi dibawa dari Surabaya ke Jakarta dengan menumpang pesawat Batik dengan nomor penerbangan ID 6587.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, di Jakarta, mengatakan saat ini AP Hasanuddin dalam proses evakuasi dari Jombang ke Bareskrim Jakarta.
“Infonya demikian, saat ini sedang proses evakuasi ke Jakarta,” kata Sandi, Minggu (30/4/2023).
Sementara itu, Direktur Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Adi Vivid A Bactiar menyebut AP Hasanuddin dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. “Betul (dibawa ke Jakarta),” kata Vivid.