Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Pengangkut Garam Tenggelam, 1 ABK Hilang

Abdul Rahem , Jurnalis-Jum'at, 05 Mei 2023 |21:49 WIB
Kapal Pengangkut Garam Tenggelam, 1 ABK Hilang
ABK kapal pengankut garam terapung di tengah laut (Foto : Istimewa)
A
A
A

SUMENEP - Sebuah kapal pengangkut garam tenggelam di Sumenep, Jawa Timur. Dua anak buah kapal berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dinyatakan hilang.

Diduga kapal bernama KM Jaya Makmur tersebut tenggelam karena kelebihan muatan.

Dalam video detik-detik evakuasi anak buah kapal KM Jaya Makmur yang tenggelam di perairan Pulau Gili Genting, Kecamatan Gili Genting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dua ABK ditemukan terombang ambing di laut lepas dengan hantaman gelombang besar hanya menggunakan baju pelampunh jrigen.

Kedua ABK itu pertama ditemukan oleh sebuah kapal perusahaan pengeboran minyak dan gas. Mereka berhasil ditarik dengan menggunakan ban penyelaman.

Nakhoda KM Jaya Makmur, Dhofir mengatakan, badan kapal bagian kiri mengalami kebocoran hingga menyebabkan kapal tenggelam.

"Perjalanan sekitar dua setengah jam kapal bagian kiri itu bocor, sebelum tenggelam ya ngikat kayu sama jerigen untuk penyelamatan," ujar Dhofir, Jumat (5/5/2023).

Sementara, Wakapolres Sumenep, Kompol Soekris Trihartono mengatakan, satu ABK dinyatakan hilang dan penyebab kapal tenggelam diduga kelebihan muatan dan badan kapal bocor.

“Satu ABK masih hilang, dan diduga kapal tenggelam karena kelebihan muatan dan badan kapal yang bocor bagian kiri," ujar Kompol Soekris.

Basarnas dibantu Polairud Sumenep kini masih melakukan pencarian terhadap satu ABK yang hilang. KM Jaya Makmur mengangkut garam dari Sreseh Sampang menuju Paiton.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement