BOGOR - Pelaku utama pembacokan pelajar SMK di Simpang Pomad, Kota Bogor masih buron. Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Tim sedang melakukan pengejaran. Doakan segera tertangkap," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Senin (8/5/2023).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila mengatakan saat ini status pelaku sudah masuh Daftar Pencarian Orang (DPO). Identitas pelaku sudah disebar ke Polres maupun Polsek-Polsek di wilayah Bogor dan sekitarnya.
"Untuk pelaku status sudah DPO dan sudah disebarkan ke Polres-Polres terdekat dan tempat diduga berada DPO," ucap Rizka.
Terkait identitas pelaku berinisial ASR itu kepada masyarakat, pihaknya masih melakukan koordinasi lebih lanjut. Sebab, status pelaku di bawah umur.
"Untuk penyebaran (identitas pelaku) kepada masyarakat umum mohon waktu kami koordinasi karena statusnya adalah anak di bawah umur. Tim Reskrim sampai saat ini pun masih melakukan pengejaran dan upaya penangkapan," tutupnya.
Seperti diketahui, seorang pelajar berinisial AS meninggal dunia usai dibacok di sekitaran Simpang Pomad, Kota Bogor pada Jumat 10 Maret 2023. Korban dibacok dengan senjata tajam ketika hendak menyeberang jalan oleh pelaku yang menaiki motor.
Korban diketahui warga Kampung Cijujung Tengah, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Tetapi, korban merupakan pelajar kelas 10 salah satu SMK swasta di wilayah Kota Bogor.
Dalam kasus ini, polisi menangkap 3 orang yang terlibat yakni berinisial MA (17) berperan sebagai pemilik motor dan senjata tajam jenis golok panjang dan SA (18) berperan yang membuang barang bukti senjata tajam. Satu orang lagi yakni berperan menyembunyikan pelaku MA dan SA setelah kejadian.
Sedangkan, untuk pelaku utama yakni berinisial ASR yang membacok korban saat menyebrang jalan masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO).
(Fakhrizal Fakhri )