Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polandia Rekomandasikan Penggantian Nama Eksklave di Laut Baltik, Rusia Murka

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 11 Mei 2023 |11:33 WIB
Polandia Rekomandasikan Penggantian Nama Eksklave di Laut Baltik, Rusia Murka
Polandia rekomendasikan ganti nama eksklave Rusia di Laut Baltik (Foto: Google/Insider)
A
A
A

Moskow awalnya menyalahkan Nazi atas Pembantaian Katyn ketika Jerman menemukan kuburan massal pada 1943.

Karena Moskow memberlakukan rezim komunis di Polandia setelah Perang Dunia Kedua, kerabat para korban tidak dapat mendiskusikan atau mencari tahu tentang kejahatan tersebut secara terbuka selama lima dekade. Rusia baru mengakui tanggung jawabnya atas pembantaian tersebut pada 1990.

Meskipun rekomendasi komite negara tidak mengikat, diharapkan badan negara Polandia sekarang akan menyebut Kaliningrad sebagai Królewiec. Kementerian luar negeri Polandia telah mengeluarkan penilaian positif atas perubahan nama tersebut.

Polandia juga mulai membentengi perbatasannya dengan eksklave setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Militer Polandia telah membangun pagar kawat silet sementara setinggi 2,5 meter dan bulan lalu mulai bekerja memasang kamera dan sensor gerak di sepanjang perbatasan sepanjang 232 km. Hambatan anti-tank juga telah ditempatkan di perlintasan perbatasan.

Pejabat Polandia khawatir Rusia dapat menggunakan perbatasan itu sebagai rute migran baru ke Uni Eropa (UE), menyusul laporan peningkatan penerbangan langsung dari Timur Tengah dan tempat lain ke Kaliningrad.

Polandia juga telah membangun pagar baja setinggi 5,5 meter di sepanjang bagian perbatasannya dengan Belarus setelah peningkatan migran yang menyeberang ke Polandia, Lituania dan Latvia dari sana.

(Susi Susanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement