Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terungkap, Pembacok Siswa SMK di Simpang Pomad Bogor Sempat Minta Bantuan Dukun Kebal

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Jum'at, 12 Mei 2023 |18:58 WIB
Terungkap, Pembacok Siswa SMK di Simpang Pomad Bogor Sempat Minta Bantuan Dukun Kebal
Pelaku pembacokan di Bogor tertangkap/Foto: Putra Ramadhani
A
A
A

 

BOGOR - Tersangka pembacokan siswa SMK di Simpang Pomad Bogor berinisial ASR alias Tukul sempat pergi ke dukun di wilayah Cianjur. Hal itu untuk meminta bantuan agar tidak tertangkap polisi.

Hal itu dikatakan oleh Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila usai konfrensi pers di Mapolresta Bogor Kota, Jumat (12/5/2023).

 BACA JUGA:

"Jadi di Cianjur itu ada guru spiritualnya, jadi kalau mereka mau tarung mereka ngisi (ilmu kebal). Nah, ngisinya di situ. Sekali ngecas Rp50 ribu, kalau mau tarung lagi ngecas lagi," kata Rizka kepada wartawan.

Dukun tersebut diyakini tersangka dan rekan-rekannya dapat memberikan ilmu kebal. Sehingga, ketika tersangka tersandung kasus ini sempat mendatangi sang guru meminta petunjuk agar tidak tertangkap.

 BACA JUGA:

"Ini sudah beberapa kali ditemui, yang merupakan turunan dari informasi-informasi seniornya seperti itu. Sebenarnya menurut keyakinan mereka itu ada tempat orang pintar yang memang rujukannya itu kalau mereka mau tawuran. Dia ke sana meminta bantuan agar tidak tertangkap," bebernya.

Dari wilayah Cianjur, tersangka langsung bertolak ke wilayah Yogyakarta. Tersangka pun memilih untuk menetap di wilayah tersebut karena dinilai biaya hidup yang murah sembari bekerja di warung mie.

"Warung itu taunya dia sudah berganti nama menjadi Dian dan enggak ada yang tahu ASR itu siapa. Awalnya kan dia pengamen, karena hasilnya juga berat dia mencoba melamar pekerjaan. Lebih milih di sana karena biaya hidup lebih murah," ungkapnya.

Selain itu, tersangka juga diketahui menggelapkan uang milik rekan-rekannya sebesar Rp1 juta. Uang itu sedianya untuk membayar pembuatan baju kelompok tersangka tetapi tidak kunjung dibayarkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement