Macron menyebut bahwa Rusia secara de facto telah tunduk kepada China dan kehilangan akses ke kawasan Baltik yang sangat penting, dengan memicu keputusan Swedia dan Finlandia untuk bergabung ke Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Pernyataan tersebut tampaknya merujuk pada pembicaraan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping di Moskow pada Maret lalu, di mana keduanya mengatakan akan memperdalam kemitraan strategis dengan memasuki era baru hubungan bilateral.
(Susi Susanti)