Di wilayah Surakarta, yang disebut "Kiai Jimat" adalah juru kunci tanah permakaman perdikan. Adapun sebab Mas Jogokaryo dianugerahi nama “Kiai Jimat” karena sudah berhenti sebagai bupati.
Namun tak berselang lama ketika pulang dari Surakarta, ayah Bupati Pacitan Mas Jogokaryo dibuang ke Besuki memperoleh pensiun 100 rupiah seharusnya gulden, yang setara Rp 15 juta tiap bulan. Kesalahannya, setibanya dari Surakarta, dia ikut melaksanakan tugas, sehingga di Pacitan seperti ada dua bupati. Rakyat kecil bingung mana yang harus diikuti.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.