Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Reformasi pada 21 Mei 1998 dan Cara Memperingatinya

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Jum'at, 19 Mei 2023 |14:28 WIB
Sejarah Reformasi pada 21 Mei 1998 dan Cara Memperingatinya
Demo Mahasiswa 1998 (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Reformasi adalah perubahan secara drastis perbaikan dalam bidang sosial, politik, dan agama dalam suatu masyarakat atau negara. Penyebab utama peristiwa reformasi di Indonesia adalah krisis ekonomi dan menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Soeharto.

Sebelum masa reformasi, kondisi pemerintahan Indonesia didominasi oleh kalangan militer sehingga demokrasi dinilai kurang berjalan dengan baik. Ditambah lagi perekonomian Indonesia saat itu sedang sangat terpuruk dikarenakan KKN atau korupsi, kolusi, dan nepotisme yang marak terjadi.

Reformasi di Indonesia dimulai pada tahun 1998, setelah masa pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto selama tiga dasawarsa. Reformasi dipelopori oleh gerakan mahasiswa dan para aktivis sebagai bentuk reaksi atas permasalahan yang terjadi pada praktik-praktik politik dan ekonomi di Indonesia.

Pada tanggal 21 Mei 1998, gerakan reformasi mencapai puncaknya dengan terjadinya kerusuhan besar-besaran di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Kerusuhan ini dipicu oleh krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada saat itu, serta ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintah yang dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah ekonomi dan politik.

Kerusuhan ini berlangsung selama beberapa hari dan menewaskan ratusan orang. Pada akhirnya, Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden pada 21 Mei 1998. Sejak itu, tanggal tersebut menjadi hari penting dalam sejarah Indonesia sekaligus menandakan awal dari era Reformasi.

Cara Memperingati Hari Peringatan Reformasi

Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia memperingati Hari Peringatan Reformasi tiap 21 Mei. Hari tersebut menjadi momen penting bagi rakyat Indonesia untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para aktivis dan mahasiswa dalam memperjuangkan demokrasi dan kebebasan di Indonesia.

Berikut adalah beberapa cara untuk memperingati Hari Peringatan Reformasi yang bisa dilakukan.

1. Mengikuti upacara bendera di sekolah atau instansi pemerintah pada pagi hari tanggal 21 Mei.

2. Mengadakan diskusi atau seminar tentang sejarah Reformasi dan pentingnya demokrasi di Indonesia.

3. Mengadakan aksi sosial atau kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak demokrasi.

4. Menonton film atau dokumenter tentang sejarah Reformasi di Indonesia.

5. Membaca buku atau artikel tentang sejarah Reformasi dan perjuangan para aktivis dan mahasiswa.

Dengan memperingati Hari Peringatan Reformasi, kita dapat mengenang perjuangan para pahlawan reformasi dalam memperjuangkan demokrasi dan kebebasan di Indonesia. Kita juga dapat mengambil pelajaran dari sejarah ini untuk memperkuat demokrasi dan menjaga kebebasan di masa depan.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement