"Namun demikian permasalahan bukan terletak pada luasan areal pembangunan Islamic Center, tetapi setelah selesai pembangunan fisiknya tetapi pergerakan terorganisirnya Islamic Center ini menjadi kekuatan utama bagi agama Islam di Kota Medan kedepannya," ujar Bobby Nasution.
Dijelaskannya, pembangunan Islamic Center ini dibangun oleh perusahaan BUMN, tentunya kita berharap pembangunan ini dapat bagus dan berkualitas baik fisiknya serta waktu pembangunannya tepat.
"Saya titip ke Kapolres dan Kajari karena pembangunan ini bukan menggunakan anggaran yang sedikit, dimana Pemko Medan menggelontorkan anggaran sebesar Rp393 milyar untuk pembangunan Islamic Center," tuturnya.
Bobby Nasution menambahkan Meskipun banyak isu fitnah berkembang ditengah masyarakat bahwa pembangunan Islamic Center sarang tempat mau mengambil uang masyarakat, karena katanya mulai pengambilan tanah timbunnya sudah nipu. Sebab berdasarkan isu yang berkembang tanah timbunnya diambil dari tanah lapangan merdeka.
"Saya merasa hal yang berkembang itu sangat salah, karena memang beda tanah yang diambil di lapangan merdeka bukan untuk penimbunan lahan Islamic Center. Untuk itu saya menghimbau jangan hanya diberitakan tetapi laporkan saja ke Polisi dan Kejari atau KPK, saya siap," ucapnya.