Mereka memgancam bakal menghabisi nyawa Captain Philip jika negara tak mengakui kemerdekaan Papua. "Jika itu tidak terjadi dalam dua bulan maka mereka mengatakan akan menembak saya," kata Mehrtens dalam video yang dirilis oleh juru bicara grup Sebby Sambom.
Video penyanderaan itu menunjukkan Mehrtens memegang bendera Papua Barat dan dikelilingi oleh lebih dari dua lusin pejuang yang mengacungkan senapan mesin.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.