JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ikut turun tangan langsung atau cawe-cawe demi keberlanjutan pembangunan di Indonesia ke depan. Hal tersebut disampaikan Jokowi saat bertemu dengan para pemimpin redaksi (Pemred) media dan konten kreator di Istana Kepresidenan pada sore hari ini Senin (29/5/2023).
"Sebagai kepala negara beliau berhak untuk dalam tanda kutip cawe-cawe. Kenapa karena untuk memastikan kalau program-program yang sudah berjalan saat ini itu akan bisa berlanjut," kata Direktur Pemberitaan MNC Group Prabu Revolusi yang hadir dalam pertemuan tersebut di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Prabu menjelaskan bahwa dengan adanya cawe-cawe yang dilakukan, maka Presiden dapat ikut serta mengawal kebijakan-kebijakan strategis seperti pembangunan IKN, hilirisasi, transisi energi bersih yang telah dilakukan pada masa kepemimpinannya.
"Jadi memang sebagai kepala negara beliau (Jokowi) gaboleh diem justru harus cawe-cawe. Ini menjawab kritikan bahwa mestinya sebagai presiden itu beliau gaboleh cawe-cawe. Jokowi pun menjawab pentingnya cawe-cawe untuk kepentingan negara," kata Prabu menirukan perkataan Presiden Jokowi.
BACA JUGA:
Presiden, kata Prabu, berkepentingan untuk memastikan agar kepemimpinan nasional itu tidak kembali lagi ke titik awal dengan adanya pimpinan yang baru. Justru dengan adanya cawe-cawe, lanjut Prabu, Presiden dapat memastikan bahwa pembangunan tetap dilanjutkan untuk masa depan Indonesia.
"Jadi untuk itulah presiden harus cawe-cawe karena untuk menjaga pembangunan kedepan secara berlanjut," kata Prabu.