Saudara-saudara barangkali mengetahui, bahwa telah tercapai persetujuan antara Tengku Abdul Rahman dengan Presiden Soekarno untuk bertemu satu sama lain, mengadakan perundingan satu dengan yang lain. Dan itu adalah satu hal yang sangat penting, saudara-saudara. Maka menurut rancangan, saya Insya Allah akan meninggalkan Tanah Air nanti pada tanggal 5 Juni, sehingga pada tanggal 6 Juni itu saya tidak ada di tengah-tengah saudara-saudara. Saya akan meninggalkan tanah air untuk membela tanah air Indonesia. Saya akan meninggalkan tanah air untuk berjuang mati-matian untuk membela Indonesia. Saya akan meninggalkan tanah air untuk mengemban Amanat Penderitaan Rakyat.
Dalam pada saya mengucap terima kasih atas maksud dan niat yang baik daripada banyak golongan untuk merayakan hari ulang tahunku pada tanggal 6 Juni yang akan datang ini dengan cara yang sehebat-hebatnya, dalam mengucapkan terima kasih itu, saya mohon kepada seluruh rakyat Indonesia doa restu, supaya saya di luar negeri di dalam berhadapan muka dengan wakil-wakil daripada Malaysia, bisa mempertegakkan kemerdekaan dan kepentingan Republik Indonesia dengan cara yang sebaik-baiknya.
Nanti jikalau dikehendaki Tuhan, saya kembali lagi ke tanah air dengan membawa hasil yang baik, pada waktu itulah segala persembahan-persembahan, entah yang berupa kesenian, entah yang berupa apapun akan bisa saya terima. Saudara-saudara, maka kita sekarang ini berjalan terus, berjalan terus dengan semboyan yang saudara-saudara sudah kenal satu sama lain: Onward, ever onward, no retreat”
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.