Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Krisis Demografis Makin Parah, Jepang Catat Angka Kelahiran Terendah dalam Sejarah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2023 |08:34 WIB
Krisis Demografis Makin Parah, Jepang Catat Angka Kelahiran Terendah dalam Sejarah
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

TOKYO - Tingkat kelahiran di Jepang menurun selama tujuh tahun berturut-turut pada 2022 ke rekor terendah, kata kementerian kesehatan. Ini menggarisbawahi krisis yang mencengkeram Jepang ketika populasi negara itu menyusut dan menua dengan cepat.

Angka fertilitas atau rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang wanita selama hidupnya adalah 1,2565. Angka yang diumumkan Jumat, (2/6/2023) itu lebih rendah dari level terendah sebelumnya di 1,2601 yang diposting pada 2005 dan jauh di bawah level 2,07 yang dianggap perlu untuk mempertahankan populasi yang stabil.

Perdana Menteri Fumio Kishida telah menjadikan penahanan angka kelahiran yang menurun di negara itu sebagai prioritas utama dan pemerintahnya, meskipun memiliki tingkat utang yang tinggi, berencana mengalokasikan pengeluaran sebesar 3,5 triliun yen (sekira Rp 372 triliun) setahun untuk perawatan anak dan langkah-langkah lain untuk mendukung orang tua.

“Populasi kaum muda akan mulai menurun drastis pada tahun 2030-an. Jangka waktu hingga saat itu adalah kesempatan terakhir kita untuk membalikkan tren penurunan kelahiran,” ujarnya pekan ini saat mengunjungi fasilitas penitipan anak, sebagaimana dilansir Reuters.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement