"Satu lagi, Ganjar adalah sosok yang dekat dengan masyarakat. Kita itu menghendaki presiden yang tidak tersekat secara psikologis baik itu karena aturan protokoler. Kita lihat Jokowi kan tidak bisa diatur secara protokoler. Ganjar itu modelnya seperti itu," paparnya.
Menurutnya, Ganjar bukanlah sosok capres pengganti, melainkan penerus kebijakan dari presiden sebelumnya, dalam hal ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
(Angkasa Yudhistira)