Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa TNI Kuasai Sarang Permesta di Gunung Potong

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Senin, 19 Juni 2023 |07:00 WIB
Peristiwa TNI Kuasai Sarang Permesta di Gunung Potong
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Usai berhasil menguasai Manado dari Permesta, prajurit RPKAD (sekarang Kopassus) masih ditempatkan di Sulawesi Utara, pada 1958 silam.

Setelah itu, satu persatu kota dapat direbut. Bahkan prajurit TNI berhasil menaklukkan pertahanan Permesta di Gunung Potong.

Gunung Potong sendiri merupakan sebagai dari pertahanan Permesta yang terletak di antara Bukit Conggaan dan Patahan. Susunan pertahanannya berlapis-lapis di antara bukit berbatu.

Saat itu di setiap lubang Gunung Potong terdapat senjata berat dengan medan yang sangat menguntungkan musuh. Pasukan Permesta yang berada di sana merupakan pasukan yang dipimpin oleh Mayor Permesta Yan Timbuleng.

Pada 29 Agustus 1958, Komando Operasi Merdeka mengirim satu tim RPKAD di bawah pimpinan Letnan A. Selain itu, Kodim dan KKO dipersenjatai artileri dan kavaleri.

Namun, rencana penyerangan gagal dikarenakan medan yang berat dengan kondisi jurang yang dalam. Padahal sasaran musuh tinggal 100 meter lagi.

Dengan kegagalan itu, RPKAD menyusun ulang rencana dalam 4 hari untuk melakukan raid penghancuran ke Gunung Potong.

Satu Peleton pasukan RPKAD di bawah pimpinan Sersan Mayor Soetarno yang dibantu satu kompi KKO dan seorang penunjuk jalan menggelar operasi tersebut pada 2 September 1958.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement