Ken Setiawan berharap, MUI dan Menteri Agama segera menindak lanjuti polemik yang terjadi di Al Zaytun, termasuk membuka hasil penelitian yang lama tentang hasil penelitian yang sudah final dan mengumumkannya.
"MUI dan Menteri Agama agar segera membuat fatwah terkait masalah NII dan Al Zaytun itu sesat dan menyesatkan. Karena di sana ada gerakan makar dari dulu," tegasnya
Ponpes Al Zaytun dipimpin Panji Gumilang. Pesantren ini merupakan usaha dari Yayasan Pesantren Indonesia (YPI).
Pembangunan pesantren dimulai pada 13 Agustus 1996 silam. Dibuka awal pembelajaran dilaksanakan pada 1 Juli 1999.
Ponpes Al Zaytun disebut Washington Times pada 29 Agustus 2005 sebagai pesantren terbesar se-Asia Tenggara ("the largest Islamic madrasah in Southeast Asia").
Pesantren berdiri di atas lahan seluas 1.200 hektare. Pada 2011 saja, tercatat memiliki sekitar 7.000 santri. Bukan hanya dari dalam negeri, namun juga dari mancanegara.
(Arief Setyadi )