De Decker menggambarkan restoran itu sebagai "pusat pertemuan" lokal yang juga populer di kalangan tentara, jurnalis, dan sukarelawan.
Pasukan Rusia juga menargetkan desa terdekat, kata dewan kota Kramatorsk.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan itu membuktikan kepada Ukraina dan dunia bahwa Rusia pantas "hanya kalah dan pengadilan, pengadilan yang adil dan sah melawan semua pembunuh dan teroris Rusia".
Gedung Putih mengutuk Rusia atas "serangan brutal" di Ukraina.
Seperti diketahui, Kramatorsk sering menjadi sasaran rudal sejak dimulainya invasi pada Februari 2022.
Kota berpenduduk 150.000 orang ini adalah salah satu yang terbesar yang masih berada di bawah kendali Ukraina di bagian timur yang terkepung. Itu terletak sekitar 30 km (18 mil) dari garis depan.
Pada April tahun lalu lebih dari 60 orang tewas di Kramatorsk setelah serangan rudal di stasiun kereta kota.
Ini juga tepat satu tahun sejak pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk dilanda penembakan Rusia, menewaskan sedikitnya 18 orang.
Serangan terbaru ini terjadi saat Zelensky mengatakan serangan balik Ukraina maju di semua lini.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.