JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkap, sebanyak 1.943 orang telah diselamatkan dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Angka tersebut berdasarkan data Satgas TPPO terhitung sejak 5 Juni 2023 hingga 3 Juli 2023.
Awalnya Mahfud menjelaskan bahwa dalam kurun waktu satu bulan, sudah ada 698 orang yang menjadi tersangka TPPO.
"Berdasarkan data satgas TPPO, data dari tanggal 5 Juni hingga 3 Juli kemarin Satgas TPPO Polri, Polda dan jajaran yang mengolah berbagai informasi dari berbagai sumber, terutama dari BP2MI ini sampai hari ini, penersangkaan terhadap 698 tersangka, jadi dalam satu bulan itu, dari berbagai daerah di Indonesia," kata Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/7/2023).
Berdasarkan penetapan ratusan tersangka tersebut, kata Mahfud, Satgas TPPO berhasil menyelamatkan sebanyak 1.943 korban, dan kemungkinan masih banyak korban lainnya.
"Langkah ini diikuti dengan penyelamatan terhadap 1.943 korban. Satu bulan itu 1.943 yang bisa diselamatkan. Mungkin masih banyak yang belum bisa diselamatkan, tapi ini tidak pernah terjadi sebelumnya satu bulan menyelamatkan sekian, tetapi yang sebulan terakhir ini sudah sangat produktif," ucapnya.
Dari 1.943 korban itu, Mahfud menjelaskan bahwa lebih dari seperempatnya merupakan pekerja seks komersial.
"Kemudian siapa mereka ini (yang diselamatkan)? Pekerja Migran Indonesia ada 65,5%. Pekerja seks komersial ada 26,5%, kemudian 6,6% untuk eksploitasi anak, dan 1,4% kerja sebagai ABK, Anak Buah Kapal," katanya.