China juga mengkritik rencana Jepang untuk melepaskan air, menuduh Tokyo kurang transparan dan mengatakan hal itu mengancam lingkungan laut dan kesehatan orang-orang di seluruh dunia.
Jepang mengatakan telah memberikan penjelasan rinci dan didukung sains tentang rencananya kepada tetangganya.
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan pada Juni bahwa epang melihat peningkatan pemahaman tentang masalah ini meskipun tidak begitu terlihat di toko-toko Seoul.
"Saya datang untuk membeli garam tapi tidak ada yang tersisa," kata Kim Myung-ok, 73 tahun, berdiri di rak supermarket yang kosong. "Terakhir kali aku datang juga tidak ada."
"Pelepasan air mengkhawatirkan. Kami sudah tua dan sudah cukup hidup tapi saya mengkhawatirkan anak-anak."
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.