Karena itu, begitu mendapatkan lokasi Rihana-Rihani, petugas bergerak cepat melakukan penangkapan di Apartemen M-Town Residence, Gading Serpong, Selasa (4/7/2023). Hal ini agar mereka tidak kabur lagi.
“Tadi pagi, banyak pertanyaan kenapa tidak membawa Polwan. Kami dihadapkan pada situasi di mana kalau tidak segera dilakukan penangkapan mereka akan kabur lagi,” ujarnya.
“Karena mereka modusnya adalah menyewa apartemen melalui Airbnb, pindah lagi, pindah lagi. Makanya susah ditangkap, cukup licin mereka,” tutur Hengki.
Meski begitu, Hengki membantah jika ada seorang perwira yang membekingi Rihana-Rihani.
“Isu-isu bahwa ada seorang perwira menengah itu (membekingi Rihana-Rihani) ternyata bukan. Tidak ada dan itu merupakan bagian dari korban,” kata Hengki.
Korban harap uang kembali
Kerugian dalam kasus penipuan iPhone oleh Rihana-Rihani mencapai Rp35 miliar. Korban yang menderita kerugian berharap uangya bisa kembali.
Salah satu korbannya adalah Nurul Hidayat. Ia mengaku merugi Rp2,5 miliar akibat ditipu si kembar. Jumlah tersebut terdiri dari 299 unit iPhone.
"Saya Rp2,5 miliar dengan total 299 unit," ujar Masayu kepada awak media saat menyambangi Polda Metro Jaya, Selasa.
Masayu berharap uangnya bisa kembali. "Harapan kami uang kami bisa dikembalikan, karena sejujurnya di bawah kami banyak yang menantikan kembali," katanya.