Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Endus Kongkalikong Petugas Bea Cukai dengan Importir untuk Loloskan Barang

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 10 Juli 2023 |11:10 WIB
KPK Endus Kongkalikong Petugas Bea Cukai dengan Importir untuk Loloskan Barang
Wakil Ketua KPK, Alexander Mawarta (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya dugaan kongkalikong antara petugas Bea Cukai dengan pengusaha impor (importir) dalam menyelundupkan barang ke Indonesia. Dugaan penyelundupan barang itu sedang didalami KPK.

"Bisa dimungkinkan juga bahwa antara importir itu bersekongkol dengan petugas Bea Cukai untuk memudahkan atau memberikan fasilitas kemudahan sehingga barang-barang yang seharusnya itu tidak boleh masuk jadi boleh masuk," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata melalui akun YouTube KPK RI, Senin (10/7/2023).

"Atau, barang-barang yang seharusnya dikenakan tarif tertentu kemudian dikenakan tarif yang tidak seharusnya," sambungnya.

Menurut Alex, sapaan karib Alexander Marwata, dugaan kongkalikong petugas bea cukai dengan importir tersebut berpotensi merugikan perekenomian negara. Sebab, barang yang seharusnya kena cukai sebagai pendapatan negara, justru malah dijadikan bancakan segelintir oknum.

"Misalnya juga dengan banjirnya tekstil importir bisa menyebabkan pabrik-pabrik tekstil kita banyak yang tutup. Nah itu kan kerugian perekonomian nyata sekali, sehingga menimbulkan dampak pengangguran di sektor industri tekstil," ungkapnya.

Dugaan penyelundupan barang-barang tersebut terungkap setelah KPK menetapkan tersangka sekaligus menahan mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono (AP). KPK bakal mendalami kaitan dugaan penerimaan gratifikasi Andhi Pramono dengan penyelundupan barang ke Indonesia.

"Tentu nanti akan didalami apakah gratifikasi-gratifikasi yang diterima oleh yang bersangkutan karena yang bersangkutan memberikan fasilitas atau kemudahan ekspor atau impor barang tersebut," ucap Alex.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement