Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG: Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan, Ada Ancaman Kelaparan Global di 2050

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 11 Juli 2023 |14:54 WIB
BMKG: Perubahan Iklim Makin Mengkhawatirkan, Ada Ancaman Kelaparan Global di 2050
A
A
A

JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menekankan pentingnya aksi mitigasi dan adaptasi dalam menghadapi perubahan iklim. Hal tersebut disampaikan Dwikorita dalam acara Blended Training of Trainers on Climate Field School for Colombo Plan Member Countries.

Menurut Dwikorita, saat ini fenomena perubahan iklim semakin mengkhawatirkan serta memicu dampak yang lebih luas hingga skala global. Hal itu terlihat dari berbagai peristiwa alam terkait iklim, dari suhu udara yang lebih panas, terganggunya siklus hidrologi, hingga maraknya bencana hidrometeorologi di berbagai belahan dunia.

“Perubahan iklim ini juga mengancam katahanan pangan seluruh negara. Organisasi pangan dunia FAO bahkan memprediksi tahun 2050 mendatang, dunia akan menghadapi potensi bencana kelaparan akibat perubahan iklim, sebagai konsekuensi dari menurunnya hasil panen dan gagal panen,” ujar Dwikorita dalam keterangan resminya, Selasa (11/7/2023).

“Aksi Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim perlu dilakukan dengan menekankan di 3 aspek yaitu ekonomi, sosial, dan ekosistem atau bentang alam. Langkah-langkah strategis harus dilakukan guna mencegah risiko yang lebih fatal,” tambah dia.

Dwikorita memaparkan, seluruh negara di dunia saat ini mengalami dampak perubahan iklim dengan tingkat yang berbeda-beda, seperti cuaca ekstrem, bencana alam, penurunan keanekaragaman hayati, krisis air, dan lain sebagainya. Karenanya, perlu tindakan konkret seluruh negara untuk menekan laju perubahan iklim ini.

Berdasarkan laporan yang dirilis World Meteorological Organization ( WMO ) atau Organisasi Meteorologi Dunia, lanjut Dwikorita, disebutkan bahwa tahun 2022 menempati peringkat ke-6 tahun terpanas dunia. 2015-2022 menjadi 8 tahun terpanas dalam catatan WMO.

Pada awal Desember 2020 juga menempatkan tahun 2016 sebagai tahun terpanas (peringkat pertama), dengan tahun 2020 sedang on-the-track menuju salah satu dari tiga tahun terpanas yang pernah dicatat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement