Ganjar menambahkan, mencuatnya kasus tarikan atau pungli berkedok infak tersebut menjadi pengingat kepada kepala sekolah dan guru di manapun agar berhati-hati. Berulang kali dirinya menegaskan agar tidak menarik iuran dalam bentuk apapun kepada siswa atau wali siswa.
Mengingat, sudah ada aturan tegas yang mengatur tentang hal itu. "Jadi kita titip kepada kawan-kawan guru, kawan-kawan kepala sekolah, agar berhati-hati betul pada soal tarikan-tarikan kepada siswa agar tidak memberatkan," katanya.
Ganjar menegaskan, masih banyak cara kreatif yang dapat dilakukan sekolah tanpa harus meminta iuran kepada siswa. Misalnya dengan mengundang alumni untuk ikut berperan membangun sekolah.
"Ada beberapa sekolah cukup kreatif, dia membangun dengan mengundang alumni, itu kan boleh tapi bukan siswa, kasihan siswanya," ujarnya.
Demikian kronologi Ganjar Pranowo copot kepala sekolah SMKN 1 Sale Rembang karena pungli berkedok infaq.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.