INTAN JAYA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris di wilayah Intan Jaya menyerang aparat keamanan Polsek dan Koramil Homeyo, di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
KKB sebelumnya berhasil mencuri senjata api di Polsek Homeyo lalu menembaki aparat yang berada di lokasi.
Okezone merangkum 5 fakta KKB tembaki prajurit TNI-Polri tersebut. Berikut ulasannya.
1. KKB Curi Senjata Milik Anggota Polsek Homeyo
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, peristiwa itu berawal saat anggota menggelar pertemuan dengan Tokoh Agama dan masyarakat terkait hilangnya senjata api laras panjang yang dicuri teroris KKB milik anggota Polsek Homeyo.
2. Polda Papua Lakukan Investigasi Hilangnya Senjata Milik Anggota Polsek Homeyo
Polda Papua juga sedang melakukan penyelidikan dan investigasi terkait hilangnya senjata api milik anggota polisi.
3. Penembakan Terjadi saat Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat
“Saat mengadakan pertemuan, tiba-tiba terdengar rentetan tembakan ke arah Polsek maupun Koramil Homeyo, sehingga anggota Polsek dan Koramil bertahan dan melakukan tembakan balasan,” ujarnya kepada awak media.
4. Baku Tembak KKB dengan Aparat Berlangsung 2 Jam
Dikatakannya, peristiwa baku tembak terjadi kurang lebih 2 jam. Dia juga memastikan, tidak ada aparat yang menjadi korban dalam aksi brutal KKB teroris tersebut.
BACA JUGA:
“Dalam aksi kontak tembak tersebut tidak ada korban jiwa baik dari aparat TNI-Polri maupun dari KKB,”ujar Benny Ady.
5. Warga Diminta Dukung Aparat Jaga Keamanan di Intan Jaya
“Kami mengimbau untuk warga Distrik Homeyo Kabupaten Intan Jaya untuk mendukung aparat keamanan untuk mendukung TNI-Polri dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif demi kemajuan dan berkembangnya pembangunan daerah tersebut,” tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.