Bahkan diketahui sebelum itu Buya Hamka pernah menolak undangan untuk bertemu Paus Yohanes Paulus II saat berkunjung ke Istana Negara, karena pada masa itu sedang sangat marak Kristenisasi.
Buya Hamka mengatakan "Bagaimana saya bisa bersilaturrahmi dengan beliau, sedangkan umat Islam dengan berbagai cara, bujukan dan rayuan, uang, beras, dimurtadkan oleh perintahnya?" ungkapnya.
Hingga akhirnya ia memilih mundur dari jabatannya lantaran lebih memilih membentengi aqidah umat Islam.
"Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku. (QS. Al-Fajr; 27-30)," tutup keterangan akun tersebut.
Melihat kisah tersebut banyak warganet yang memberikan komentar serta mengenang Buya Hamka.