Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pembantaian Anggota PKI di Perbukitan Seulawah Aceh, Ada yang Bawa Yassin di Kantong

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 02 Agustus 2023 |05:01 WIB
 Pembantaian Anggota PKI di Perbukitan Seulawah Aceh, Ada yang Bawa Yassin di Kantong
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

UDIN (nama samaran), algojo pembantai orang-orang yang dituduh komunis pada 1965 di Perbukitan Seulawah, Aceh. Tempat tersebut bukan satu-satunya, tapi hanya salah satu dari lokasi berdarah peristiwa kelam kala itu.

Udin memberikan kesaksiannya dan mengaku masih menyimpan parang untuk mengeksekusi para korban kala itu.

"Saya masih simpan parang untuk memotong leher orang-orang PKI. Kalau bapak mau lihat, silakan..." katanya, dikutip dari BBC News Indonesia.

Udin berada tak jauh dari peristiwa pembantaian di lubang-lubang pembantaian di perbukitan Seulawah, di pinggiran Kota Sigli, Aceh. Di sanalah orang-orang yang dituduh komunis disembelih.

Pembantaian biadab itu terjadi tak lama setelah peristiwa G30S 1965. Saat Udin berusia 25 tahun, peristiwa penangkapan dan pembunuhan massal atas pimpinan, anggota, simpatisan atau orang-orang yang dikaitkan Partai Komunis Indonesia (PKI), gencar dilakukan di kota di pesisir timur Aceh itu.

Pembunuhan massal ini dilatari pembunuhan tujuh jenderal di pulau Jawa, kudeta yang gagal, polarisasi politik tingkat lokal, dendam pribadi, isu agama, hingga kampanye militer untuk menghabisi orang-orang komunis 'hingga ke akar-akarnya'.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement