Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pernyataan Rocky Gerung Dinilai Contoh Demokrasi yang Kebablasan

Awaludin , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |00:57 WIB
Pernyataan Rocky Gerung Dinilai Contoh Demokrasi yang Kebablasan
Rocky Gerung (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung terhadap Presiden Joko Widodo dikecam sejumlah pihak. Atas buntut pernyataannya, Rocky Gerung dilaporkan sejumlah pihak ke kepolisian, karena dinilai menghina Presiden Jokowi.

Menanggapi hal itu, Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menyebut bahwa setiap negara mesti memiliki sistem demokrasi, dan Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem demokrasi yang berasaskan nilai-nilai Pancasila.

Ia menyebut, bahwa demokrasi Indonesia harus berdasarkan Pancasila yang didalamnya terdapat nilai ”beradab” sehingga demokrasi Indonesia haruslah yang beradab.

”Kita tentu menganut demokrasi, namun bukan yang liberal, namun berasas nilai Pancasila. Di dalamnya ada kata beradab, sehingga demokrasi yang kita akui adalah demokrasi yang beradab,” ujar Emrus dalam keterangannya, Rabu (2/8/2023).

Belakangan ini muncul diksi ”bajingan-tolol” dalam bentuk kritik. Emrus menyebut bahwa diksi itu tidaklah pantas dan tidak beretika jika didasarkan atas nilai-nilai Pancasila. Ia menganggap diksi tersebut tidak sesuai dengan demokrasi yang diterapkan di Indonesia.

”Saya melihat ada diksi yang muncul akhir pekan ini yang tidak tepat, inilah contoh demokrasi yang kebablasan seperti adanya diksi ‘bajingan-tolol’. Tentunya apa yang disampaikan dengan diksi itu sama sekali tidak pas,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement