Ternyata selama ini keris Kanjeng Naga Siluman tersimpan di Museum Volkenkunde, Belanda setelah hilang selama 150 tahun lamanya dari Indonesia.
Pihak Belanda mendapatkan keris tersebut setelah melakukan perang besar-besaran kepada Pangeran Diponegoro pada masa perjuangan 1825-1830.
Seorang perwira Belanda bernama Kolonel Jan-Baptist Cleerens (komando pasukan perang Belanda dalam Perang Jawa) memberikan benda pusaka itu kepada Raja Willem I pada tahun 1831 sebagai hadiah.