Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ditahan Pulang dan Dijamu dengan Aneka Masakan, Ci Mehong: Betapa Cintanya Warga Pati ke Ganjar

Dimas Choirul , Jurnalis-Rabu, 09 Agustus 2023 |08:05 WIB
Ditahan Pulang dan Dijamu dengan Aneka Masakan, Ci Mehong: Betapa Cintanya Warga Pati ke Ganjar
A
A
A

PATI - Warga Desa Tanjunganom Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati punya cara unik demi menahan Gubernur Jawa Tengah yang juga bacapres Partai Perindo-- Ganjar Pranowo tinggal lebih lama di desanya.

Mereka kompak membuat acara sarapan bersama, agar Ganjar tak cepat meninggalkan desa mereka. Pada akhirnya Ganjar disambut dengan sarapan bersama warga.

Melihat hal ini, Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Perindo Dapil DKI Jakarta III Tjioe Nofia Handayani atau Ci Mehong menilai, Ganjar merupakan sosok pemimpin yang disukai rakyat.

 BACA JUGA:

"Menurut saya, Pak Ganjar Pranowo sosok pemimpin yang dicintai rakyat. Betapa cintanya warga sampai hendak pulang, Ganjar masih ditahan untuk sarapan," kata Ci Mehong, Selasa (8/8/2023).

Melihat Ganjar yang akhirnya mau menyempatkan sarapan, Ci Mehong mengatakan, hal itu merupakan contoh pemimpin yang mau merakyat.

"Harapan saya Pak Ganjar bisa terpilih menjadi presiden, dan tetap merakyat," lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, awalnya Ganjar datang ke desa itu untuk menginap di rumah warga. Ganjar yang tiba pukul 22.00 WIB sempat ngobrol bersama warga. Seharusnya, pagi hari pukul 06.00 WIB Ganjar harus meninggalkan desa itu, untuk melanjutkan kegiatannya.

Namun, ibu-ibu di Desa Tanjunganom seperti tak rela. Mereka membuat acara khusus demi menahan Ganjar lebih lama. Mereka seperti tak rela, jika gubernur yang dicintainya itu pergi dengan cepatnya.

"Kami nggak rela Pak Ganjar cepat pergi. Jadi, kami ibu-ibu sepakat untuk masak bersama dengan uang iuran. Pokoknya masak untuk sarapan Pak Ganjar dan warga," kata Siti, salah satu warga.

Benar saja, saat pagi buta, para ibu-ibu itu datang ke rumah tempat Ganjar menginap. Mereka membawa aneka makanan yang disiapkan sejak pagi hari dan memaksa Ganjar sarapan bersama warga.

"Pak Ganjar pokoknya harus sarapan dulu. Warga masih kangen sama bapak, jangan pergi dulu," pinta warga.

 BACA JUGA:

Ganjar pun mengiyakan permintaan itu. Ia kemudian duduk lesehan di depan rumah warga beralaskan tikar. Ganjar kemudian sarapan bareng warga, dan warga menyambut dengan suka cita.

Ternyata cara itu berhasil. Tak hanya menahan Ganjar untuk sarapan, warga bahkan bisa ngobrol lama dengannya dan menyampaikan uneg-uneg nya. Akhirnya, Ganjar tertahan di desa itu sampai pukul 08.00 WIB.

"Soalnya nggak pernah ada pejabat yang mau datang ke desa kami. Bahkan sampai menginap, makanya kami mau memberikan yang terbaik buat Pak Ganjar. Ini tadi bangun jam 3 pagi, masakin sarapan Pak Ganjar biar bisa sarapan bareng," kata Ida.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement