"Kita sedang berusaha cari sumber air, karena ini padi kan memang tidak bisa lepas dari air. Air dari KBT sulit, ada undang-undang nggak boleh ngebobok. Kita harap pemerintah peduli lah," ucapnya.
Adapun fenomena El Nino terjadi saat suhu muka air di Samudra Pasifik Tengah meningkat. Hal ini mengakibatkan curah hujan menurun drastis, seperti dikabarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
BMKG juga memperkirakan puncak fenomena iklim ini berlangsung pada bulan Oktober sampai November 2023. Masyarakat pun diminta untuk menghemat penggunaan air dalam rangka mengantisipasi kekeringan.
(Fahmi Firdaus )