JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan sejumlah langkah untuk mitigasi bencana kebakaran dan kekeringan dampak dari Fenomena El Nino di Indonesia.
Diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) El Nino memperkirakan fenomena tersebut akan menguat pada bulan Agustus-September 2023.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, BPBD DKI Jakarta berinisiasi untuk melakukan pemantauan dan bedah instalasi listrik di kawasan permukiman menengah ke bawah untuk mencegah kebakaran.
“Kami sedang menyiapkan upaya pantau dan bedah instalasi listrik seperti yang pernah kami lakukan pada tahun 2022, untuk menekan kasus kebakaran, mengingat kebanyakan kebakaran yang terjadi akibat adanya korsleting listrik," kata Isnawa, Selasa (15/8/2023).
BPBD DKI juga telah mengantisipasi dampak kekeringan akibat Fenomena El Nino. Ia menjelaskan realisasinya dengan melakukan rapat koordinasi pada April 2023, dengan mengundang instansi terkait dalam memastikan pasokan air bersih dapat tersedia, dan melayani masyarakat selama menghadapi musim kemarau.
“Kami pastikan jajaran Pemprov DKI Jakarta akan siap menghadapi ancaman kekeringan dengan menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung milik PAM Jaya, Dinas SDA," ujarnya.
"Dan instansi terkait lainnya seperti 67 unit mobil tangki, 46 unit tandon air, 9 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) stasioner, dan 7 unit IPA mobile,” sambungnya.