Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Duduk Perkara Guru di Malang Dimaki dan Dianiaya Kepala Sekolah

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2023 |16:18 WIB
Duduk Perkara Guru di Malang Dimaki dan Dianiaya Kepala Sekolah
Guru dianiaya kepala sekolah/Foto: Okezone
A
A
A

 

MALANG - Dugaan penganiayaan yang dialami guru olahraga SMP di Kabupaten Malang dari kepala sekolahnya, dikarenakan perekrutan pengajar baru tanpa sepengetahuan pelaku.

Abdul Rozaq, guru korban dugaan penganiayaan menyatakan, pada Maret 2023 lalu ada proses perekrutan guru, yang diduga tanpa sepengetahuan Anas Fahrudin, Kepala Sekolah SMPN 5 Singosari. Saat itu SMP Negeri 5 Satu Atap Singosari tengah mencari calon guru. Lamaran pun banyak diterima untuk mengisi posisi tersebut.

 BACA JUGA:

"Saat sudah mendapatkan kandidat calon guru, selanjutnya saya bermaksud memberitahu beliau, namun tidak ada di lokasi," ucap Abdul Rozaq dikonfirmasi pada Rabu (16/8/2023).

Kemudian, Rozaq pun menghubungi calon guru yang akan diterima itu. Namun pelaku justru keberatan dan disampaikan di grup sekolah, hingga menerima tindakan kekerasan fisik dari pelaku di lingkungan sekolah. Rozaq sendiri selain jadi guru olahraga juga diketahui sebagai wakil kepala sekolah.

 BACA JUGA:

"Intinya dia merasa dilangkahi dengan perekrutan itu, sampai mengajak berkelahi. Akhirnya kejadian Sabtu kemarin, saya ditendang," kata dia.

Rozaq sendiri mengaku trauma atas perbuatan Anas terhadap dirinya. Ia bahkan enggan untuk datang mengajar ke sekolah selama pelaku masih menjabat kasek.

"Saya enggak mau masuk kerja selama yang bersangkutan masih di SMP," ungkap dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement