SEORANG ilmuwan kadang melakukan berbagai hal untuk mendapatkan informasi atau data yang diperlukan. Hal inilah yang dilakukan oleh seorang profesor di Kanada yang nekat meneguk air berusia miliaran tahun.
Biasanya air yang dibiarkan berhari-hari akan memiliki rasa yang tidak mengenakkan dan kita akan enggan untuk meminumnya. Namun, Profesor Barbara Sherwood Lollar, lamanya usia air tak menghalanginya untuk meminumnya.
Pada 2013, para ilmuwan dari Universitas Toronto menemukan air lebih dari 1,5 mil di bawah permukaan bumi, yang terisolasi dari dunia luar selama ribuan tahun di Timmins, Ontario, Kanada, demikian diwartakan Unilad.
Kebanyakan orang mungkin setuju bahwa air itu bukanlah cairan untuk diminum, dan berusia antara 1,5 miliar hingga 2,6 miliar tahun.
Namun, Profesor Barbara Sherwood Lollar bukanlah orang kebanyakan.
Sebagai peneliti utama, Lollar mencoba air tersebut dan dirinya sendiri, dan menilai dari reaksinya, rasanya sama tidak enaknya dengan kedengarannya.